Friday, 9 June 2017

Ditinggalkan

Mudahnya aku jatuh cinta,
Pada orang yang pertama kali jumpa,
Agar dia mengubati hati yang lara,
Menghulur tangan mata berbicara.

Begitu sekali aku menyimpan rasa,
Supaya engkau tahu apa itu harga,
Sebuah cinta yang telah mekar,
Menjadi bunga yang kian indah.

Tersimpul malu engkau tersenyum,
Aku hanya mengulam rasa bahagia,
Tidak sedar syaitan bertepuk suka,
Sedang maksiat di depan mata.

Aku terlupa,
Aku tersedar,
Aku hanya bermain dengan perasaan.

Kau bukan di depan mata lagi,
Hatta namaku tidak kau kenali,
Terbatuk siapa bicara tentang dirimu ini,
Namun diabaikan syak wasangka hati.

Aku kembali terjaga,
Kenapa aku begitu rela,
Memberi hati yang baru reda,
Dari panah sang cinta durjana.

No comments:

Post a Comment