Monday, 30 July 2018

Ikut

Acap kali ku teringat hasilku,
Kian lama aku meratapi akan nasibku,
Tiada apa ubah selain di depan mata,
Pilu hati teringat lelah ku selama ini.

Bawa ku kemari impianku,
Ke mana dikau aku masih menunggu,
Mengharapkan sesuatu yang ku cintai,
Marilah ke mari lewat ku menanti.

Aku tunggu.

Walau bertahun ku berkarya,
Setitik dakwat aku tak berkira,
Sedetik masa aku biarkan saja,
Agar kau menghargai apa itu usaha.

Tapi ia masih menyepi.

Kian luntur harapan ku,
Aku masih meminta,
Apa yang ku pinta hanya satu saja,
Ku ingin ikut jejak legenda.

Lusuh pakaian tersarung badan,
Tak heran apa dikata ramai,
Sepi harapan dikandung badan,
Hingga tua aku masih ingin berdamai.

Ku ikut jejak mu,
Itu kau mahu itu ku perlu,
Hidup ku bosan tanpa hala tuju,
Fikiran sendiri jadi tak menentu.

Ya.

Setiap langkah ku hayun,
Satu bayang jadi peneman,
Diajak pagi ditandang kemari,
Bila malam ia menyepi.

No comments:

Post a Comment